Alokasi Premi Prudential

Sering masuk pertanyaan seperti ini, berapa jumlah nilai tunai yang bisa ditarik, jika ingin tutup polis ? Tampaknya nasabah banyak yang kurang mengerti dengan mekanisme perhitungan nilai tunai yang dimilikinya. Pada posting kali ini saya akan membahas tentang nilai tunai / investasi yang dimiliki nasabah.

Premi = proteksi + investasi

Dari jumlah premi yang disetor oleh nasabah, masuk ke dua pos yang berbeda. Yaitu masuk ke proteksi, yang digunakan untuk belanja proteksi dan masuk ke investasi. Istilah yang digunakan pada Prudential adalah, Premi Berkala (pos proteksi) dan Top Up Premi Berkala/PRU saver (pos invesasi)

capture proposal

Premi Berkala vs PRU saver pada Ilustrasi Prudential

 

 

Sedangkan jika Anda membaca di Rincian Transaksi Prudential, maka akan berbeda sedikit istilah yang digunakan. Yaitu Premi PRUlink assurance account (jika polis PAA) sebagai proteksi, dan Premi PRUsaver untuk investasinya.

Premi Berkala vs PRU saver

Contoh premi bulanan Rp 3 juta dengan Premi Berkala Rp 2.345.000 dan PRUsaver Rp 655.000 (contoh sesuai gambar diatas). Maka dengan Premi Berkala sejumlah itu, bisa digunakan untuk membeli proteksi

  1. Uang Pertanggunangan Jiwa sebesar Rp 600 juta hingga usia 99
  2. Crisis Cover Benefit hingga Rp 1.8 M hingga usia 55
  3. PRU payor hingga usia 55

Jika porsi Premi Berkala dikecilkan , maka nilai ketiga proteksi diatas akan lebih kecil juga, begitu pula sebaliknya.

Karena nilai Premi Berkala lebih kecil, maka PRUsaver membesar, yang mengakibatkan nilai investasi lebih besar.

Jadi Premi Berkala dan PRU saver adalah saling bertolak belakang. Semakin besar Premi Berkala makin besar belanja proteksi, namun nilai investasi akan kecil.

Alokasi Premi yang dibentuk ke dalam unit

Setelah Anda mengenal istilah Premi disetor = Proteksi (Premi Berkala) + Investasi (PRUsaver), maka Anda harus mengetahui alokasi premi yang telah anda setor.

capture alokasi

alokasi premi Prudential yang bisa dilihat di Ilustrasi Prudential

Terlihat pada gambar diatas :

  • Tahun 1 – 5, masih ada biaya akuisisi yang dibebankan ke customer, sehingga nilai investasi/tunai terasa sangat kecil
  • Tahun 6 dst, biaya akuisisi sudah tidak ada, sehingga di tahun 6 dst, nilai investasi lebih cepat/meningkat cepat.

Jadi, jika Anda melakukan penarikkan / menutup polis, nilai tunai Anda akan tidak sama jumlahnya dengan nilai premi yang Anda setorkan tiap bulan.

Misal premi bulanan Rp 1 juta selama 4 tahun, ingin tutup polis, maka nilai akhir investasi di tahun 4, sudah pasti bukan Rp 48 juta, tetapi lebih kecil dari Rp 48 juta.

Jumlah uang terkini

Jika Anda mengalami situasi tertentu yang mengharuskan untuk withdrawal (penarikkan) atau tutup polis (surrender), maka Anda wajib mengetahui nilai tunai yang Anda miliki.

Cara mengetahui nilai tunai terkini sbb :

  1.  Rincian Transaksi.
  2. Telp ke CS Prudential
  3. Atau PRU access

 

Kesimpulan. Unit Link Prudential lebih prioritas ke proteksi, bukan untuk investasi. Jika Anda ingin berinvestasi misalkan Rp 1 juta / bulan, maka PRUsaver yang Anda miliki harusnya Rp 1 juta, sehingga premi Anda  lebih dari Rp 1 juta/bulan.

 

 

26 replies
  1. kharisma
    kharisma says:

    jika selama masa pembayaran selama 10 tahun saya tidak terjadi apa-apa pada diri saya dalam artian tidak memanfaatkan proteksi dari asuransi dan pada tahun ke 10 itu saya memutuskan berhenti sebagai pemegang polis asuransi ini, apakah dana yang dikembalikan kepada saya juga tidak sesuai dengan jumlah sebenarnya?.

    Reply
    • Fudianto Ciptanegara
      Fudianto Ciptanegara says:

      Dana akan dikembalikan sesuai dengan harga Fund terakhir dikalikan dengan jumlah unit Anda miliki. Itu hitungan teknisnya.
      Jumlah sebenarnya maksud bapak , bagaimana ?
      Jika Bapak sudah susah payah mengikuti program ini selama 10 tahun, kenapa Bapak hentikan ? Justru Bapak sudah tidak ada kewajiban setor premi lagi. Dan proteksi tetap ditanggung hingga masa pertanggungan yang tertera pada kontrak polis.

      sekian terima kasih

      Reply
  2. Wahyu W
    Wahyu W says:

    Jika saat masa pembayaran saya sudah habis, bisakah saya hanya mengambil dana sebagian saja contoh 50% lalu saya ingin memperpanjang lagi untuk 5 th kedepan dengan jumlah premi yang berbeda???

    Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      Pengambilan tunai bisa dilakukan sejak tahun ke 3.
      Saran saya jika ingin perpanjang polis dengan premi berbeda. Buat saja polis baru dengan nominal yang diinginkan. Jangan dijadikan menjadi 1 polis dengan yang lama.
      Alasannya : 2 polis lebih memudahkan evaluasi perkembangan nilai tunai / investasi yang dimiliki.

      Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      PRU saver hanya mengenakan 5% tiap bulan, yaitu biaya akuisisi. Anggap saja sebagai biaya pengelolaan investasi oleh Manajer Investasi

      Reply
  3. andis
    andis says:

    Bila tujuan utama beli unit link utk memperbesar nilai tunai dg kemampuan membayar premi 500 rb/bln bagaimana sy mengalokasikannya

    Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      Hi pak,

      Alokasinya, sangat minim di Uang Pertanggungan Jiwa (20 juta Rp), tanpa kesehatan, tanpa lain-lain.
      Sisanya masukkan ke PRU saver.

      Makin besar PRU saver. makin besar Nilai Tunai nya.

      Masih ada pertanyaan ?

      Fudianto

      Reply
  4. Raymandus
    Raymandus says:

    Sy sdh ikut prudential 4 thn lebih dengan premi 500.000/bln dengan jenis dana investasi saya adalah: Rupiah Equity Fund. Tujuan utama saya adalah investasi/beli unit link. Tapi saya masih kurang ngerti jenis yang saya ambil itu. Tolong penjelasan ttg jenis yang saya ambil? Apakah jenis yg saya ambil itu besar PRU Saver nya? Dan apakah sudah benar pilihan saya sesuai dengan tujuan utama saya? Tolong penjelasanya ….dan mohon saran supaya sesuai dengan tujuan saya. Thanks

    Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      Rupiah Equity Fund berbasis saham lebih banyak. Pas untuk investasi jangka panjang. Paling beresiko tetapi paling menguntungkan juga.
      Besaran PRU Saver diatur oleh agen ybs dan nasabah. Tidak dipengaruhi oleh jenis investasinya.
      TUjuan pak apa kalau boleh tau ?

      Reply
  5. nisa
    nisa says:

    Siang pak,
    Bisa tidak mengubah porsi alokasi asuransi dan saver pada saat polis msh berjalan?
    Apakah setelah 10thun pembayarn premi,kita bisa tidak melakukan pembayaran lagi?
    Apa yg terjadi dengan nilai tunai bila tdk melakukan pembyaran premi setelah 10thn?

    “̮°Ł‎​ђąηk ўσυ..°”̮
    Nisa

    Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      Siang juga bu
      1. Bisa ubah porsi alokasi selama polis masih berjalan.
      2. Ya..mau lanjut atau stop, bebas di pilih.
      3. Tergantung dari besaran nilai tunai yang terbentuk dan Jenis Fund yang ibu ambil. Jika karena nilai tunai terbentuk begitu besar/banyak lebih dari nilai biaya asuransi bulanan, maka saldo ibu tetap meningkat. Tapi memang perlu di evaluasi terus.

      Reply
  6. Susi
    Susi says:

    Hi agen pruden,
    Saya join Prudential sejak thn 2011 November.
    Selama join 2thn pertama, investasinya selalu meningkat. Tapi masuk tahun ketiga, saya heran kenapa investasinya jd berkurang terus. Saya telurusi ternyata biaya asuransinya yg semula 200an koq jadi 500an? Sehingga alokasi investasi saya terpotong dan saldonya semakin berkurang dari 3jutaan sampai bulan okt 2015 ini menjadi 2,3jt. Saya menghubungi agen saya tp tdk ada penjelasan, katanya beberapa bulan sdh bisa naik saldonya. Kira-kira kenapa ya Pak, koq saldo saya berkurang terus sdgkan saya bayar tiap bulan lancar dan tdk ada claim selama ini? Apakah saldonya akan semakin berkurang? Dan apakah saldonya bisa kembali meningkat? Terima kasih.

    Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      Semua tergantung dari Fund yang Ibu ambil. Fund terpengaruh oleh kondisi pasar uang, atau modal. Jika pasar sedang tidak baik. Pasti nilai inves berkurang juga. Biaya asuransi pasti naik tiap tahunnya. Bagaimana hitungnya, saya juga tidak tahu.

      Reply
    • fitri
      fitri says:

      Bantu jawab. Knp biayanya bs besar di thn berikutnya. Krn ada biaya terutang. Thn 1. Sm sekali ga di bebanin biaya. Sehingga thn berikutnya kita nanggung biaya thn 1.
      Ada kelemahan di laporan pernytaan transaksinya. Ga rinci. Biaya asuransi brp. Biaya dministrasi brp. Biaya pengelola investasi brp. Semua lngsung total biaya. Sy juga lgi cri tau nih.

      Reply
  7. fitri
    fitri says:

    Salam
    Mao tanya ni pa.
    Saya kan ambil yg equity fund dan manage fund. Apakah biaya administrasinya kena 2 kali? Atau 1 kli? Krn ga di rinciikan di laporan pernyataan transaksinya
    Biaya adm sbsar 27500/bln. Klo ada 2 investasi apakah 27500×2???
    Terimakasi

    Reply
  8. Yohana
    Yohana says:

    Pak, saya sudah membayar premi selama 10 tahun setelah itu apakah saya harus membayar premi lagi atau tidak? Jika saya memilih untuk tidak membayar lagi apakah akan mengurangi nilai tunai yang ada, seandainya dana yang terdapat didlm prudential tidak saya ambil apakah nanti nya akan bertambah atau semakin berkurang karena dipotong biaya asuransi. Program yang saya ikutin adalah rupiah equity fund. Terima kasih

    Reply
  9. meliya
    meliya says:

    salam, saya mau tanya saya mengikuti prudensial 100% prulink rupiah equity fund dengan premi 350 mulai tahun 2011 sampai dengan sekarang, saya sudah melakukan top up sebesar 1.000.000, – beberapa bln yang lalu
    kira kira apakah masih aktif klo saya tidak membayar premi lagi mengingat saya memasuki tahun ke 6 saya tidak pernah mengajukan klaiim

    Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      Karena produk PRUlink Rupiah Equity Fund tergantung dari kondisi pasar modal, maka saya tidak bisa memprediksi seandainya ibu tidak membayar premi lagi sejak tahun 6 dan selanjutnya.. Yang pasti jika ibu berhenti stop membayar premi sejak tahun ke 6, maka Nilai Tunai yang terbentuk selama ini akan dipotong untuk Biaya Asuransi Bulanan. Jika Nilai Tunai semakin lama semakin mendekati nol, maka sangat riskan polis ibu.
      Saran saya jika ingin berhenti membayar premi, lakukan di tahun ke 10 saja. Karena premi yang dibayar juga menambah Nilai Tunai.

      Reply
  10. Herma Febriyanti
    Herma Febriyanti says:

    pak saya mau tanya apakah setelah 10 tahun membayar premi harus melakukan top up ? bagaimana jika tidak melakukan top up apakah nilai inves akan berkurang ? terimakasih

    Reply
    • agenprudential
      agenprudential says:

      Tidak perlu Top Up setelah tahun 10. Jika harga per Unit dari Fund yang Ibu ambil menurun terus. Ya nilai inves bisa berkurang. Tetapi apakah harga per unit dari Fund akan terus turun? Tidak toh. Jadi saya rasa selama pergerakan harga per Unit dari Fund tsb kearah positif (naik), tidak masalah.
      Justru saat harga per Unit sedang murah-murahnya(turun), waktu tepat bagi Ibu untuk Top Up. Karena Ibu mendapatkan harga diskon.

      Reply
  11. suhartati
    suhartati says:

    salam, saya mengikuti prudensial 100% prulink rupiah equity fund dengan premi 350, sudah berjlan 9 tahun sampai dengan sekarang, saya mendapatkan surat tentang Alokasi Dana Otomatis, katanya dana titipan, pertanyaan saya apakah yg di maksud dari alokasi dana otomaatis titipan ?

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply