Cara daftar dan memiliki BPJS

 

Sekarang ini biaya berobat sangat mahal, bahkan terasa sangat mahal bagi sebagian besar orang. Maka bagi Anda yang WNI dan belum memiliki Jaminan Kesehatan, pemerintah telah membuat program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan). Masih belum punya? Tenang, berikut kami akan share bagaimana cara membuatnya.

Cara daftar dan memiliki BPJS :

☑ Buka Link: www.bpjs-kesehatan.go.id
☑ Klik Layanan Peserta,
☑ Pilih Pendaftaran Peserta,
☑ Klik Paling bawah, Pendaftaran,
☑ Klik identitas peserta baru,
☑ Isi mulai e-ktp ke bawah,
☑ Isi juga kolom alamat,
☑ Masukkan email Anda (buat terima konfirmasi aktivasi pendaftaran),
☑ Masukan kode yang tertera di gambar,
☑ Klik simpan,
☑ Buka email Anda,
☑ Klik aktivasi pendaftaran,
☑ Unduh/download formulir,
☑ Unduh/download nomer peserta,
☑ Print kedua unduhan tersebut,
☑ Bayar ke bank BRI, BNI, Mandiri,
☑ Bawa kelengkapan data:
ㄖ Print ke 2 lembar unduhan
ㄖ Struk pembayaran yang sudah di bayar
ㄖ Fotocopy KTP, KK, Foto 3×4 1 lembar
ㄖ Datang ke kantor BPJS
ㄖ Cari ke bagian Online
ㄖ Serahkan data-data tadi, lalu ditukar denqan nomer antrian untuk cetak kartu BPJS.

Besaran iuran BPJS dan manfaat BPJS

Anda cukup membayar perbulan sebesar:

✔ Kelas 3: 25.500.
✔ Kelas 2: 42.500.
✔ Kelas 1: 59.500.

Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi :

  1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup:
  2.  Administrasi pelayanan
  3.  Pelayanan promotif dan preventif
  4.  Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis
  5.  Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
  6.  Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
  7.  Transfusi darah sesuai kebutuhan medis
  8.  Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama
  9.  Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
  10. Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, yaitu pelayanan kesehatan mencakup:
  11.  Rawat jalan, meliputi:

a)    Administrasi pelayanan

b)   Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi spesialistik oleh dokter  spesialis dan sub spesialis

c)    Tindakan medis spesialistik sesuai dengan indikasi medis

d)    Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai

e)    Pelayanan alat kesehatan implant

f)     Pelayanan penunjang diagnostic lanjutan sesuai dengan indikasi  medis

g)    Rehabilitasi medis

h)    Pelayanan darah

i)      Peayanan kedokteran forensik

j)      Pelayanan jenazah di fasilitas kesehatan

  1.  Rawat Inap yang meliputi:

a)    Perawatan inap non intensif

b)    Perawatan inap di ruang intensif

c)    Pelayanan kesehatan lain yang ditetapkan oleh Menteri

(sumber website resmi BPJS)

 

Kesimpulan. Asuransi ini menjamin berobat dan rawat inap di RS. Silahkan dipelajari. Untuk yang tidak mampu, asuransi dibayarkan oleh pemerintah. Silakan di-share kepada teman dan saudara Anda. Tentunya kita semua tentu tak berharap sakit, tapi tak ada salahnya untuk berjaga-jaga. Mudah-mudahan informasi ini bisa membantu kita semua, karena sudah banyak terkena penyakit berat dan biaya ditanggung oleh BPJS, paling tidak ini akan terasa meringankan bagi yang menderita penyakit berat. Bagi yang memiliki askes/jamsostek/sejenisnya bisa ditukarkan dengan kartu BPJS di kantor BPJS terdekat.

Semoga bermanfaat.

sumber : Family Guide

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply