Perbedaan Tabungan dan Asuransi Pendidikan

Istilah Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan, mirip tapi tidak serupa. Sama-sama produk keuangan yang bertujuan untuk mengumpulkan sejumlah dana bagi pendidikan anak kelak, dan tentunya memberi bunga yang lebih baik daripada Tabungan Konvesional keluaran Bank, serta memberikan proteksi asuransi. Namun ada perbedaan mencolok antara Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan.

Jika diperhatikan bahwa pihak bank yang menjual Tabungan Pendidikan adalah seorang customer service, sedangkan yang menjual Asuransi Pendidikan jenis bancsasurance adalah seorang Financial Advisor. Posisi dukuk mereka, umumnya berdekatan, akibatnya produk unit-link (asuransi) yang ditawarkan, dianggap nasabah merupakan produk Tabungan.

Perbedaan Tabungan dan Asuransi Pendidikan

Perbedaan yang cukup terlihat diantaranya :

Pertama. Tabungan Pendidikan memberikan bunga berdasarkan kontrak di awal. Hingga akhir kontrak, bunga yang diterima tidak lebih/ tidak kurang dari kontrak di awal. Sedangkan Asuransi Pendidikan memberi bunga tidak pasti, tergantung situasi pasar. Bisa lebih, bisa kurang.

Kedua. Tabungan Pendidikan ada masa kontrak menabung, Asuransi Pendidikan tidak mengenal masa kontrak, yang ada adalah Masa Menabung yang Disarankan.

Ketiga. Ada biaya penalty jika tidak mengikuti masa kontrak pada Tabungan Pendidikan,.

Keempat. Jika pihak orang tua meninggal atau cacat total tetap sebelum masa menabung selesai, maka di Tabungan Pendidikan, sisa masa kontrak menabung, pihak bank yang akan melanjutkan hingga masa kontrak dan diberi uang pertanggungan kepada ahli warisan. Beda sedikit dengan di Asuransi Pendidikan (baca : Prudential, red), dimana kondisi orang tua yang ditanggung adalah : meninggal, cacat total tetap dan sakit kritis.

 

Tabungan Pendidikan vs Asuransi
Jenis InstrumentTabungan Asuransi
BungaSesuai kontrak / yang dijanjikanSesuai kondisi pasar modal
Masa kontrak menabungAda masa kontrak yang dipilih nasabahTidak ada masa kontrak
Biaya penalti jika mengambil dana sebelum masa kontrak habisKena biaya pinaltiTidak kena biaya pinalti, hanya berkurang pada nilai tunai nasabah
Kondisi orang tua yang dijaminkanMeninggal dan cacat total tetapMeninggal, cacat total tetap, dan sakit kritis (tidak semua asuransi)

 

 

Kesimpulan dari Perbedaan Tabungan dan Asuransi Pendidikan

Baik Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu bagaimana memilih yang tepat buat Anda ?

Pertama. Cek dulu kondisi keuangan Anda. Apakah masih ada dana untuk menabung/ berinvestasi ?

Kedua. Ketahuilah profil resiko Anda, apakah Anda tipe investor yang high risk high return (tipe agresif), tipe moderat (medium risk medium return), tipe konservatif (low risk low return). Jika Anda tipe agresif, Asuransi Pendidikan lebih cocok bagi Anda, karena memberi return lebih tinggi begitu pula sebaliknya. Tipe konservatif lebih menyukai Tabungan Pendidikan karena memberi return yang pasti.

Ketiga. Riwayat kesehatan orang tua, apakah baik / kurang baik ? jika kurang baik, alangkah baiknya memilih Asuransi Pendidikan karena ada jaminan kondisi orang tua (meninggal, cacat total tetap, dan sakit kritis). Namun jika orang tua masih sehat-sehat saja, Tabungan Pendidikan atau Asuransi Pendidikan sama-sama bisa dipilih.

 

Penyebutan produk (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, ataupun rekomendasi jual beli untuk instrumen tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply