Waspada Penyakit Kritis

Penyakit yang sangat serius dan bisa menyebabkan kematian, diperlukan biaya banyak untuk sembuh sehingga berdampak buruk terhadap keuangan. Penyakit kritis tidak mengenal usia, bisa menyerang siapapun, dan kapan pun. Alangkah baiknya penyakit ini ditangani sejak awal sebelum menyebar ke organ tubuh lain. Terkadang perlu perawatan khusus dengan menggunakan alat canggih untuk memperpanjang harapan hidup si penderita.

 

Pengertian penyakit kritis

Salah satu produk asuransi yang sedang booming saat ini adalah Crisis Cover (perlindungan terhadap sakit kritis). Penyakit dikatakan kritis atau kronis apabila :

  1. Berlangsung terus menerus untuk jangka waktu lama, atau
  2. Berlangsung untuk jangka waktu yang lama, yang tidak sembuh-sembuh, atau ketika seseorang itu mengalami keredaan penyakitnya namun kesehatannya tidak sempurna seperti semula.

Crisis Cover Plan di Prudential

Prudential memiliki beberapa produk (asuransi tambahan) untuk perlindungan terhadap penyakit kritis, yaitu

  1. Early Stage Crisis Cover. 34 jenis penyakit kritis dibagi dalam 3 tahapan, awal, menengah , dan akhir. Biaya pertanggungan akan keluar menurut tahapan tersebut.
  2. Multiple Crisis Cover. Perlindungan terhadap beberapa kali kejadian penyakit kritis yang terjadi pada seseorang.
  3. Crisis Cover + Crisis Cover Benefit.
  4. Crisis Income. Pemberian biaya santunan secara berkala jika nasabah mengalami suatu penyakit kritis
  5. Payor. Pembebasan premi jika nasabah mengalami penyakit kritis

Dampak penyakit kritis

Dampak negatif yang bisa muncul oleh karena terkena penyakit kritis, yaitu :

  1. Sisi sosial, misalnya :

2.  Sisi  psikologis.

Keadaan penderita secara mendadak kehilangan kebebasan dalam menjalani aktifitas kehidupannya sehari-hari, apalagi jika penderita adalah pencari nafkah dalam keluarganya. Gagal ginjal termasuk penyakit kritis yang mempunyai sifat menetap, tidak bisa disembuhkan dan memerlukan pengobatan dan rawat jalan dalam jangka waktu lama, dan butuh / tergantung pada dokter. Kondisi ini menimbulkan perubahan yang meliputi biologi, psikologi, sosial, spiritual pasien. Seperti perilaku penolakan, marah, takut, cemas, tidak berdaya dan putus asa hingga bisa bunuh diri.

Untuk mengatasi kondisi psikologis pasien, menurut Djuariah Chanafie SKp, diantaranya :

 

3.  Sisi Keuangan

Untuk biaya pengobatan , tidak terbayangkan begitu mahalnya, bisa jadi mendadak miskin karean biaya pengobatan harus ditanggung oleh anggota keluarga lain. Semua nafkah yang didapatkan selama ini, harus habis sekejap untuk kesembuhan.

 

Kesimpulan : butuh perencanaan keuangan untuk menanggulangi jika musibah (sakit kritis) menghinggap pada diri kita. Solusi terbaik yaitu dengan melakukan perencanaan keuangan lewat Crisis Cover Plan  .

Butuh Crisis Cover Plan yang sesuai dengan Anda ? Domisili di Denpasar dan sekitarnya, jangan ragu hubungi saya. Saya akan bantu untuk merencanakan perlindungan sakit kritis yang baik dan tepat bagi Anda.

 

sumber : buku “Power Selling of Crisis Cover” karya Steven Tiw (13 Years MDRT in a row).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply